Friday, October 10, 2008

Siapa Bilang Kami Pecah?

Turin – Striker Juventus Carvalho Amauri membantah timnya telah terpecah belah menyusul hasil buruk I Bianconeri awal musim Seri A ini.
Pemain kelahiran Brasil ini berharap timnya bisa mengubah situasi sulit ini secepatnya, sebelum segala sesuatunya menjadi lebih parah.
Selama tiga pekan terakhir, penampilan skuad Claudio Ranieri jauh dari harapan. Terakhir mereka terpaksa harus mengakui bekas klub Amauri, Palermo.
Kekalahan Juventus dari Palermo ini menjadi pukulan telak setelah sebelumnya bermain imbang melawan Catania, Sampdoria di Seri A dan bermain imbang dengan BATE Borisov di pentas Liga Champions.
Bahkan, ada kabar, Ranieri akan dipecat oleh manajemen Juventus, namun Amauri yakin, masalah ini terlalu dibesar-besarkan saja oleh media.
“Krisis ini tidak sebesar yang terlihat oleh orang luar. Saat ini mungkin bukan waktu yang tepat, tapi juga ada tim lain yang masih mengincar gelar scudetto dan mereka juga tidak dalam permainan terbaiknya,” sanggah Amauri.
Menurut Amauri, timnya masih memiliki pemain-pemain dengan segudang pengalaman dan mereka masih tetap bersatu.
“Kami akan kalem saja melalui situasi sulit ini. Pemain-pemain senior selalu memberi kami sesuatu yang lebih. Dan saya bisa menjamin Anda, tidak ada perpecahan di ruang ganti kami,” tegasnya.
Amauri menambahkan, sebagai tim, tentunya Juventus ingin meraih semua gelar dan setelah sempat bermain di Seri B, hal itu membuat Juventus semakin kuat.
“Bermain di Seri B memberi contoh, apa yang seharusnya dilakukan sebagai seorang pemain Juventus. Kami juga memiliki pemain muda seperti Sebastian Giovinco, yang menunjukkan betapa bagusnya dia, dia akan menuai masa depan sebagai pemain sayap atau sebagai striker kedua,” kata Amauri lagi.
Tujuan Juventus, menurut Amauri, masih terus mengincar final Liga Champions yang akan digelar di Roma.
“Tapi selain itu, kami juga akan berjuang untuk meraih gelar scudetto,” tambahnya.(ini)




Bryan Tarore

No comments: