Pelatih Juventus Claudio Ranieri merasa timnya kurang beruntung sehingga kalah 2-1 dari Palermo. Nasib Ranieri sebagai pelatih terancam dengan hasil mengecewakan ini.
Ada kabar yang beredar di Italia, jika Juve tak bisa mengalahkan Palermo hari ini maka Claudio Ranieri akan dipecat.
Spekulasi ini dipastikan akan semakin gencar setelah Juventus ditumbangkan Palermo 2-1 di Stadio Olimpico lewat gol-gol dari Fabrizio Miccoli dan Levan Mchedlidze.
Alessandro Del Piero mencetak satu-satunya gol Bianconeri yang tampil mengecewakan sepanjang pertandingan, ditambah lagi dengan kartu merah yang diterima Momo Sissoko sebelum turun minum.
"Kalah dikandang tak bisa dipungkiri memang menyakitkan, terutama setelah tiga kali imbang," kata Ranieri.
"Kami ingin menang, anak-anak berusaha semaksimal mungkin tapi Palermo bisa mencetak gol dari satu-satunya peluang mereka di babak kedua.
"Bermain dengan sepuluh orang jelas lebih sulit, tapi di babak kedua walaupun kalah jumlah kami bermain lebih baik dari Rosanero, dan kami hanya terhukum lewat serangan balik.
"Laga ini pada umumnya satu arah. Mereka berhasil mencetak gol terlebih dulu lewat permainan yang cukup baik, kemudian mereka bertahan dengan baik."
Juventus kini melorot ke posisi 11 klasemen sementara Serie A dan petinggi-petinggi Juve mungkin saat ini sedang mendiskusikan nasib sang pelatih.
Bryan Tarore

No comments:
Post a Comment