Wednesday, November 5, 2008

Ranieri: Santiago Bernabeu Mencintai Saya


Senyum pelatih Juventus, Claudio Ranieri, makin bisa merekah setelah timnya mengalahkan Real Madrid 2-0 di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu atau Kamis (5/11) dini hari. Bukan hanya jabatannya makin mapan, tapi timnya lolos ke putaran 16 besar.

Menurut Ranieri, dia sudah punya firasat akan menang lawan Madrid, meski timnya bertindak sebagai tamu. Sebab, Stadion Santiago Bernabeu sangat ramah kepadanya. Bahkan, seolah stadion keramat itu mencintainya.

Sebab itu, meski Madrid tim besar dan Juventus tak pernah menang di tempat itu sejak 46 tahun, tapi dia tetap tak punya rasa grogi. Begitu membawa timnya masuk stadion, dia malah merasa optimistis.

"Secara kebetulan atau tidak, stadion ini memberi saya keberuntungan. Saya pernah menang di sini bersama Atletico Madrid dan Valencia, ketika saya masih menjadi pelatih di Spanyol," kata Ranieri.

Terlepas dari itu, para pemainnya memang punya semangat besar. Kemenangan di pertemuan mereka, memberi keyakinan diri Alessandro Del Piero dkk untuk mengulanginya. "Ya, kami sejak awal memang bertekad menang agar memastikan ke babak 16 besar. Sekarang, kami telah menunjukkan menyuguhkan permainan terbaik dan memimpin klasemen grup," ujarnya.

Soal keberuntungan yang berpihak kepada Ranieri, juga diakui pelatih Real Madrid, Bernd Schuster. Menurutnya, timnya menyerah 0-2 karena kalah beruntung.

"Keberuntungan memang tak berada di pihak kami. Tapi, ini kompetisi Liga Champions dan kami harus terus menatap ke depan. Masih banyak pertandingan yang harus kami mainkan," jelas Schuster.

Menurutnya, sebenarnya Madrid sudah bermain bagus. Maka, dia lebih memilih menyalahkan keberuntungan yang tak berpihak daripada para pemainnya. "Apa yang kami lakukan jauh lebih baik dari yang saya harapkan saat lawan Juve," terangnya.






Bryan Tarore

No comments: