
TURIN- Ranieri sangat senang melihat performa timnya ketika menghadapi
Udinese dipekan kedua Serie A, terutama keempat strikernya yang di turunkan
pada pertandingan itu. Ia merasa senang karena kini Ia punya pengganti
Alessandro del Piero dan David Trezeguet.
Pertandingan yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Juventus itu
berjalan dengan begitu ketat, Ranieri sempat menyimpan Alex dan Trezegol
hampir sepanjang pertandingan. Hingga menit ke-87 baru diturunkan setelah The
Old Lady unggul 1-0 lewat gol srtiker baru mereka, Amauri Carvalho di menit ke-66,
saat itu Amauri ditandemkan bersama Vincenzo Iaquinta, keduanya tampil
mengesankan, dengan memainkan bola-bola cantik didepan pertahanan lawan.
Ranieri menegaskan, dengan materi striker komplet seperti itu, ia tidak akan
pusing memilih pemain di lini depan. Asal semua pemain itu bugar, tak sulit
baginya memilih yang terbaik lawan siapa pun. "Jika salah satu mendapat
hukuman atau sedang tampil buruk, masalah mulai muncul, tapi jika keempatnya
sedang dalam kondisi baik, itu akan mendatangkan kebaikan bagi tim,"
tambahnya.
Dengan modal kemenangan ini, Ranieri kini bisa lebih tenang mempersiapkan
timnya menghadapi Zenit St. Petersburg pada Liga Champions pekan ini. Ia tahu
Zenit mampu bermain dengan pola 4-3-3 dan memiliki pemain yang dapat bertahan
dan menyerang sekaligus, tapi dengan keempat strikernya, Ranieri siap
mengalahkan juara Piala UEFA dan Piala Super Eropa tersebut.
Berikut profil singkat empat striker maut Juventus :
Alessandro del Piero
Pemain yang biasa disapa 'Alex' ini, memang melekat betul dengan Juventus,
Tidak perlu diragukan lagi kemampuannya, bahkan Alex adalah Top skorer
sepanjang masa Juventus melewati nama-nama besar seperti Roberto Baggio,
Michel Platini, Paolo Rossi.
Dua musim lalu ketika Juventus berlaga di serie B akibat skandal Calciopolli, Alex
adalah orang pertama yang menyatakan diri untuk bertahan di Juventus.
Satu musim berada di seri B, Alex berhasil mengantar 'Si Nyonya Tua' kembali ke
serie A yang adalah kasta sesungguhnya sang Juara Italia dengan Prestasi
sebagai Top Skorer.
Semusim setelah naik ke serie A (musim lalu/2007-08, red), Alex kembali menjadi
Top Skorer atau Capocannonieri seri A dengan 24 gol.
David Trezeguet
Striker asal Prancis ini adalah pemain yang paling cerdik, pasalnya dari 90 menit
pertandingan, Trezegol hampir tidak terlihat menyentuh bola, dalam sorotan
kamera, Treze hanya akan terlihat kira-kira 10 menit.Hmm..?
Ya, dia akan berada digaris pertahan lawan selama 2 menit, 1 menit untuk offside,
3 menit untuk membaca pertahanan lawan, dan 4 menit untuk mencetak
beberapa gol untuk menyihir mata penonton.
Mungkin anda yang masih ingat partai final Euro 2000 antara Italia vs Prancis, kala
itu Treze mencetak gol kemenangan Prancis, padahal ia hanya terlihat kocar-kacir
dilapangan.
Siapa yang sangkah dengan gaya 'Target Man', tanpa skill individu dan kecepatan,
tapi mampu mencetak 112 gol dari 179 pertandingannya bersama Juventus.
Bersama Alex del Piero, mereka menjadi pasangan striker tersubur sepanjang
masa, melampaui rekor gol Gianluca Vialli dan Paolo Rossi yang juga adalah
pemain Juventus, musim lalu Treze mencetak 20 gol, terpaut 1 gol dari rekannya
Alex del Piero yang menjadi Capocannonieri.
Vincenzo Iaquinta
Pemain yang dikenal lewat gol-gol penting ini. Menjadi supersub di Juventus
setelah peformanya menurun bersama Juventus musim lalu, kini mulai
menunjukan ketajamannya, setelah mencetak 5 gol di pertandingan awal musim.
Ranieri memberi kepercayaan kepadanya ketika Juventus menjamu Udinese di
pekan ke dua liga Italia serie A. Tidak mencetak gol, namun permainan yang
menawan dan peforma seorang striker berkelas mulai ditunjukannya, kecepatan,
Body carge, serta skill yang dimilikinya, membuat Ranieri terkesan untuk
mempertahankannya, setelah pada bursa transfer kemarin, Ia sempat akan dijual
Juventus.
Pelatih Marcelo Lippi pun tak tanggung-tanggung memanggilnya memperkuat
Azzurri, setelah pada EURO lalu tidak disertakan namanya oleh Roberto Donadoni
(eks, pelatih Italia).
Amauri Carvalho
Striker asal brasil ini, adalah salah satu pembelian terbaik The old Lady pada
bursa transfer baru-baru ini,15 gol bersama palermo (musim lalu), bahkan 3 gol, Ia
sarangkan kegawang Juventus. Tak tanggung-tanggung Juventus merogoh kocek
untuk mendatangkannya ke Turin, Carlos Dunga, pelatih asal brasil pun kepincut
memanggilnya ke timnas Brasil setelah mencium adanya bujukan dari Marcelo
Lippi untuk memberinya paspor Italia.
Amauri mulai menunjukan sinarnya, salah satunya ketika mencetak 5 gol dari 8 gol
yang disarangkan Juventus, kala partai pemanasan melawan Tim Juventus B,
Amauri juga mencetak gol kemenangan sekaligus gol semata wayang untuk
Juventus, kala Tim zebra menjamu Udinese.
Bryan
***)Juventus.it

No comments:
Post a Comment