Tuesday, June 30, 2009

Juve Tak Naikkan Anggaran Pembelian


Turin - Juventus tampaknya tak akan melakukan pembelian besar di musim panas ini. Hal itu disebabkan I Bianconeri tak ingin menambah bujet mereka untuk transfer pemain.

Si 'Nyoya Tua' memang baru saja mendapatkan Diego dari Werder Bremen. Pelatih Ciro Ferrara pun masih membutuhkan pemain untuk melengkapi formasi skuadnya menghadapi musim depan.

Meski demikian, tampaknya tak akan mudah bagi Ferrara untuk mendapatkan keinginannya. Dia harus dapat memanfaatkan dengan baik anggaran pembelian yang sangat terbatas.

Konsultan Juve Gian Paolo Montali mengakui keuangan klub saat ini cukup baik. "Klub telah melakukannya dengan baik dari titik pandang finansial," ujarnya seperti dilansir Channel4.

"Kami telah membuktikan kompetitif. Sekarang kami harus melakukan hal yang tepat untuk memperkuat skuadnya dengan pembelian pemain yag berkualitas tinggi," ungkap Montali.

Namun, hal itu tampaknya akan sulit karena Juve tak ingin ingin menambah anggaran pemainnya. "Kami tak ingin menaikan anggaran karena kami tak perlu melakukannya," ujarnya.(dtc)


Bryan Tarore Juventus
Alessandro del Piero

Thursday, June 25, 2009

DEBAT: Tim Terburuk Eropa 2008/09


Kriterianya mudah saja, seorang pemain dapat menjadi kandidat bila ia bermain di klub papan atas Eropa, tampil sangat mengecewakan dan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Inilah pilihan kami (Harian Football) dengan formasi 4-4-2:

Michael Rensing (Bayern Muenchen)
Mengisi tempat yang ditinggalkan oleh kiper hebat Oliver Kahn memang tidak mudah dan tugas itu diemban oleh Rensing mulai musim kemarin. Empat tahun bertugas sebagai cadangan Kahn dan mendapatkan kesempatan mempelajari dirinya dari dekat tentunya cukup membuat Rensing dapat diandalkan menjadi benteng terakhir FC Hollywood. Tetapi bila sampai Franz Beckenbauer menyalahkan Rensing dan frustrasi atas penampilannya, pasti ada yang tidak benar.

Andrea Dossena (Liverpool)
Saat John Arne Riise pindah ke AS Roma, Rafael Benitez membuat pendukung The Reds optimis kalau Dossena adalah pemain yang lebih dari pantas untuk menjadi bek kiri baru di Anfield dan menjadi saingan Fabio Aurelio. Tetapi Dossena dengan cepat tenggelam dan bahkan jarang mendapat tempat di bangku cadangan. Saat Aurelio cedera pun, Benitez lebih percaya kepada bek muda Emiliano Insua. Sekarang kabarnya Dossena tidak mau bermain bagi Liverpool lagi musim depan dan ingin kembali ke Italia. Hanya gol yang dicetaknya ke gawang Edwin van der Sar di Old Trafford yang masih membuat suporter Liverpool mengingat dirinya.

Mikael Silvestre (Arsenal)
Menurut Arsene Wenger, rapuhnya lini belakang The Gunners adalah kurangnya pemain yang berpengalaman di posisi itu. Wenger pun tidak membuang waktu lama untuk menarik Silvestre ke Emirates Stadium. Bek Prancis tersebut sempat menjadi pilihan utama Sir Alex Ferguson bersama Rio Ferdinand di Old Trafford. Sayangnya semua tahun terbaik Silvestre sudah dihabiskan bersama Manchester United. Suporter The Gunners sangat kecewa dengan pemain itu dan menganggapnya sudah "jompo", satu hal yang akhirnya membuat Wenger kehilangan kesabarannya dan berdebat dengan para pemegang saham dalam rapat umum musim lalu.

William Gallas (Arsenal)
Bila akhirnya Wenger pensiun, ia pasti akan menyadari kalau pemberian ban kapten kepada Gallas adalah satu kekeliruan. Musim pertamanya menjadi kapten, Gallas malah duduk di lingkaran tengah dan mengomel seperti anak kecil saat timnya harus menghadapi tendangan penalti dari Birmingham City di menit terakhir. Musim lalu, kapten yang harusnya menjaga keharmonisan tim malah menghancurkannya dengan menceritakan kepada media mengenai keributan yang terjadi antara pemain The Gunners. Wenger pun langsung mencopot posisi itu dan memberikannya kepada Cesc Fabregas.

Christian Lell (Bayern Muenchen)
Pemain muda yang merupakan produk tim remaja Bayern ini menjadi pilihan kami untuk mengisi posisi bek kanan. Sejak diberi kesempatan oleh Ottmar Hitzfeld untuk masuk tim inti Bayern, Lell tidak mampu tampil konsisten musim ini seperti yang ditunjukkan pada musim 2007/08. Semuanya tidak terbantu dengan cedera engkel yang dialaminya. Meski total membela Bayern 24 kali musim lalu, Lell sudah diberitahu kalau karirnya bersama FC Hollywood telah berakhir dan dipersilahkan pindah ke klub lain.

Nani (Manchester United)
Musim ini seharusnya menjadi kesempatan emas bagi Nani untuk memperkuat statusnya sebagai pemain United, apalagi Ryan Giggs tidak bisa sering diturunkan dan Cristiano Ronaldo juga kerap kali dipasang sebagai striker oleh Fergie. Namun posisi Nani malah diambil oleh Park Ji-Sung dan bahkan Wayne Rooney. Puncaknya terjadi saat pertandingan melawan Tottenham Hotspur di kandang dan Setan Merah tertinggal 0-2 saat turun minum. Enggannya Nani turun ke belakang membantu Patrice Evra, membuat Aaron Lennon leluasa untuk merepotkan pertahanan United. Nani tidak muncul kembali saat babak kedua dimulai dan lima gol pun dilesakkan United untuk membalikkan keadaan menjadi 5-2.

Deco (Chelsea)
Masuknya Deco membuat para pendukung The Blues heran di posisi apa ia akan dipasang dalam lini tengah Chelsea yang telah diisi oleh Frank Lampard, Michael Ballack, dan juga Michael Essien. Tetapi dua gol dalam dua pertandingan pertama yang menjadikannya Pemain Terbaik Liga Primer Inggris untuk bulan Agustus menghilangkan keraguan para suporter. Tetapi penampilan Deco kemudian menurun yang juga diikuti oleh klubnya hingga Luiz Felipe Scolari akhirnya dipecat dan digantikan oleh Guus Hiddink. Bukan kebetulan juga bila Deco jarang bermain lagi saat Hiddink menjadi bos di Stamford Bridge. Pemain Portugal kelahiran Brasil itu pun membulatkan tekad untuk keluar dan menuju Inter Milan musim depan.

Ricardo Quaresma (Inter Milan/Chelsea)
Ketika Jose Mourinho memboyong Quaresma ke Giuseppe Meazza, itu dianggap menjadi sinyal baru bagi gaya Nerazzurri yang lebih menyerang. Tetapi semuanya hanya bertahan selama setengah musim saja, The Special One sebal melihat pemain itu yang tetap memilih untuk menggocek bola daripada mengumpan ke rekan lain yang lebih bebas. Karirnya mendapatkan kesempatan kedua saat Scolari membawanya ke Chelsea dengan status pinjaman. Quaresma pun mengatakan kalau rasa percaya dirinya kembali lagi bersama The Blues. Sayangnya, itu juga tidak bertahan lama dengan dipecatnya Scolari. Hiddink pun lebih menyukai Florent Malouda daripada dirinya. Penghargaan Kotak Sampah Emas bagi dirinya sebagai Pemain Terburuk di Serie A mewakili apa yang dialaminya musim lalu.

Julien Faubert (West Ham United/Real Madrid)
Sampai sekarang tidak ada yang tahu mengapa Real Madrid memutuskan untuk menarik Faubert dari Upton Park dengan status pinjaman. Sang pemain sendiri bahkan mengira ia tengah menjadi korban gurauan saat ditelepon oleh pihak Los Merengues. Gelandang Prancis yang bahkan tak dijamin masuk dalam tim inti The Hammers ini akhirnya hanya tampil selama dua kali bagi Madrid dan lebih banyak diingat karena tingkahnya di luar lapangan. Ia pernah absen dalam latihan karena dikiranya hari itu hari libur baginya, dan bahkan tertidur di bangku cadangan saat rekan-rekannya bertarung habis-habisan melawan Villarreal yang berakhir 3-2 bagi kemenangan Yellow Submarine. Kekalahan tersebut memastikan Barcelona menjadi juara La Liga.

Andriy Shevchenko (Chelsea/AC Milan)
Dua tahun setelah meninggalkan San Siro dan gagal total di Chelsea, Shevchenko dengan cepat menyambut kesempatan yang ditawarkan oleh Silvio Berlusconi untuk kembali ke Milan. Tetapi Sheva tidak bisa mengulang lagi masa keemasannya bersama Rossoneri. Dari 26 kali tampil dalam semua kompetisi, hanya dua gol yang bisa dicetaknya. Saatnya pensiun, Sheva?

Ronaldinho (AC Milan)
Tenggelamnya nama Ronaldinho setelah euforia pembeliannya oleh Milan mereda dapat membuat orang lupa kalau mantan Pemain Terbaik di Dunia itu baru berusia 29 tahun dan dapat menyalahkan penampilannya yang tidak maksimal karena jarang diturunkan oleh pelatih Carlo Ancelotti. 10 gol dari 32 kali main bukan hasil yang pantas bagi pemain sekaliber Dinho. Ia pun kemudian kehilangan tempatnya di tim nasional Brasil. Tidak heran bila Dinho ingin segera melupakan musim kemarin dan tak sabar untuk memulai musim baru di bawah asuhan Leonardo. (goal)

Formasi tim:

Shevchenko -- Ronaldinho
Quaresma -- Faubert -- Deco -- Nani
Dossena -- Silvestre -- Gallas -- Lell

D'Agostino Masih Yakin Gabung Juve


Meski negosiasi hampir buntu, gelandang Udinese itu masih menyimpan harapan.


Kisah transfer ini tampaknya akan terus berjalan panjang karena masih ada perbedaan harga dari Juventus dan Udinese untuk memboyong Gaetano D'Agostino dari Friuli.

Kedua klub tampaknya belum menemui kata sepakat, dan D'Agostino pun angkat bicara tentang kekecewaannya dalam kegagalan negosiasi itu.

"Saya tahu negosiasi gagal, tetapi saya harap mereka terus berlanjut. Saya telah setuju dengan (presiden Udinese Giampaolo) Pozzo, yang berjanji akan mengizinkan saya pergi saat saya mencapai level tertentu, dan Juventus bagi saya menjadi langkah maju yang penting," pikir D'Agostino seperti dikutip Sky Sport 24.

Tentang alasan kegagalan negosiasi itu, D'Agostino mengungkapkan, "Saya tak tahu mengapa negosiasi berhenti, besok kita akan tahu lebih banyak."(goal)


Bryan Tarore Juventus Alessandro del Piero

Giovinco: Saya Akan Buktikan kepada Juventus


TURIN - Pesepakbola mana sih yang suka dipajang di sisi lapangan? Jadi reguler cadangan adalah momok bagi pemain bola, termasuk Sebastian Giovinco.

Pemain pasukan timnas Italia U-21 ini merajuk. Dia merasa terpinggirkan karena jarang dimainkan The Old Lady. Karena gerah, bintang muda ini ingin mengubah peruntungannya musim depan. Caranya: unjuk talenta di timnas U-21 Italia.

"Saya tahu berapa nilai saya dan apa yang bisa saya berikan. Saya tahu kualitas saya, tapi Juventus mungkin tidak memahami ini," tegas Giovinco dikutip Il Corriere Dello Sport, Jumat (26/6/2009).

"Saya tidak meminta jadi pemain inti. Saya hanya ingin diperhitungkan. Saya ingin bermain untuk posisi saya yang seharusnya, sama dengan pemain lain. Saya tidak suka dikesampingkan. Saya tidak bisa menerima ini," lanjutnya.

"Saya ingin mengirim pesan performa saya untuk Italia ke Turin. Salah satu objektif saya di Kejuaraan Eropa (di Swedia) ini adalah memberikan pesan kepada Juventus," putusnya.(okz)


Bryan Tarore
Juventus Alessandro del Piero

Juve Siap Beralih Ke Felipe Melo


Jika gagal mendapatkan Gaetano d'Agostino, Juventus siap mengalihkan sasaran ke Felipe Melo.

Juventus mulai memasang mata kepada gelandang Fiorentina dan timnas Brasil, Felipe Melo, sebagai alternatif jika transfer Gaetano d'Agostino dari Udinese gagal terwujud.

Menurut Tuttosport, direktur olahraga Alessio Secco akan bertemu dengan pimpinan Udinese untuk memastikan kesepakatan, Kamis (25/6) ini. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda menggembirakan akan terjadinya transfer. Negosiasi tertangguhkan, Juve pun mulai mempertimbangkan Melo.

Bianconeri siap mendatangkan Melo dengan transfer senilai €20 juta, lebih kecil daripada yang diinginkan Udinese untuk D'Agostino.

Melo juga sempat dikabarkan diminati Arsenal. Belum ada pernyataan resmi dari Fiorentina terkait pemain tersebut, yang dibeli dari Almeria seharga €8 juta musim lalu.

Pemain berusia 25 tahun ini tampil mengesankan bersama Brasil di Piala Konfederasi dan menjadi kandidat terkuat bagi Juventus jika transfer D'Agostino benar-benar gagal.(goal)

Bryan Tarore
Juventus
Alessandro del Piero

Del Piero Tak Terganggu Rumor


Gosip mengenai tidak adanya kontrak baru bagi Alessandro Del Piero tidak membuatnya risau.

Belum adanya perpanjangan kontrak baru yang ditawarkan oleh Juventus kepada Alessandro Del Piero tidak membuat pemain tersebut risau.

Seperti diketahui, kontrak Del Piero dengan Bianconeri akan selesai pada akhir musim depan dan ia dapat keluar dengan transfer bebas menuju klub lain mulai Januari 2010 bila tidak ada kontrak baru dari Juve.

Sempat muncul laporan kalau Juve enggan memberi kontrak baru kepada kapten mereka tersebut meningat usianya yang sudah tidak muda lagi.

Meski demikian, pihak Del Piero, lewat kakaknya Stefano yang juga merangkap sebagai agennya, tidak merasa khawatir dengan adanya semua rumor tersebut.

"Saya baru saja kembali dari liburan, dan saya telah membaca semua berita ini mengenai Alex."

"Tidak ada yang dapat kami katakan mengenai semua rumor tersebut. Kami tenang-tenang saja. Kami terus memperhatikan semua yang dikabarkan dan tidak merasa cemas mengenai hal itu."

"Karena tidak ada pertandingan yang berlangsung pada saat ini, maka wajar saja bila banyak rumor yang bermunculan," kata Stefano kepada Calciomercato.it.(goal)

Bryan Tarore


Juventus

Alessandro del Piero

Tiga Bomber Juve Puji Diego


Turin - Seri A musim 2009/2010 belum juga bergulir, namun gelandang Diego Ribas telah mendapatkan pujian dari tiga rekan setim anyarnya di Juventus. Ya, David Trezeguet, Vincenzo Iaquinta, dan Carvalho Amauri menyatakan pujian untuk Diego.

Diego sukses didatangkan Juventus dari Werder Bremen, dan belum juga bermain, gelandang tim nasional Brasil tersebut telah mendapatkan banjir pujian. Pujian datang dari tiga ujung tombak Juventus, yang tampaknya mengharapkan servis Diego musim depan.

“Saya sangat senang dengan kedatangan Diego. Dia pemain kelas dunia dan dia telah membuktikan hal itu. Dia akan sangat penting bagi tim dan saya. Kami bisa membangun suatu yang hebat bersama dan kami bisa menantang semua kompetisi,” ujar Trezeguet kepada Tuttosport.

“Kami (Juventus) akan semakin kompetitif bersama Diego. Ini suatu keuntungan bagi striker memiliki rekan seperti dirinya. Dia memiliki visi dan teknik untuk menciptakan umpan hebat. Kami akan meningkat dalam hal kualitas,” papar Iaquinta.

Sedangkan Amauri mengaku tidak sabar bermain dengan kompatriotnya.

“Saya berbicara dengan Diego di malam dia hampir menjadi pemain Juventus. Dia menanyakan banyak hal mengenai sepak bola Italia. Dia penting bagi striker karena dia mengumpan dengan hebat. Dia nomor satu dan lawan akan mengetahui hal itu dengan segera,” cetus Iaquinta.(ini)

Bryan Tarore Juventus
Alessandro del Piero

Transfer Grosso Tergantung Status Cristcito


Lyon – Masa depan bek tim nasional Italia Fabio Grosso hanya bisa ditentukan oleh bek muda Domenico Cristcito. Hingga kini, Cristcito dimiliki oleh Juventus dan Genoa, dimana Genoa bersikeras menjadikan Cristcito pemain tetap.

Transfer Grosso kembali ke Seri A, sepertinya akan mentah setelah I Bianconeri dan Genoa masih belum mencapai kata sepakat mengenai Cristcito.

Musim lalu, Cristcito menghabiskan kariernya di Genoa dan tampil bagus. Genoa menawari Juve 5.5 juta euro termasuk striker Robert Acquafresca agar mau klub Turin ini mau melepaskan Cristcito sebagai pemain tetap Genoa, seperti yang ditulis Il Corriere dello Sport.

Namun, hingga sekarang kesepakat belum tercapai, Cristcito akan kembali ke Juve dan bisa jadi transfer Grosso runtuh, karena Juve tidak ingin terlalu banyak memiliki bek kiri.

Grosso menjadi salah satu pemain Italia yang tampil mengesankan di ajang Piala Confederasi Afrika Selatan dan Juve ingin memperkuat barisan belakang mereka dengan peraih gelar Piala Dunia ini, namun sepertinya sekarang gagal jika kepemilikan Cristcito tidak diselesaikan dengan cepat,

Kabar terakhir menyebutkan baik Genoa dan Juventus hampir mendekati kesepakatan untuk pemain berusia 22 tahun ini, jadi kemungkinan besar kepindahan Grosso ke OlimpicoTurin masih berjalan.(ini)


Bryan Tarore

Juventus

Alessandro del Piero

Jangan Pernah Ragukan Cannavaro!


Turin – Kritikan yang ditujukan pada kapten tim nasional Italia Fabio Cannavaro menyusul kegagalan Gli Azzurri di ajang Piala Confederasi setelah disingkirkan Brasil dengan skor telak 3-0 langsung dimentahkan agen mantan pemain Real Madrid ini.

Agen Cannavaro, Gaetano Fedele menyatakan pemainnya masih bisa tampil untuk timnas Italia, terlepas dari penampilan buruknya di Afrika Selatan.

Cannavaro dalam sorotan tajam oleh media Italia dimana dia disebutkan terlalu tua untuk bisa menghentikan lawan, di level teratas, namun Fedele langsung membela pemain kelahiran Napoli ini.

“Saya kira,Fabiuo, dengan apa yang telah dia lakukan, dia melakukannya untuk Italia. Saya kira, musim depan akan sangat penting bagi Fabio dan dia selalu datang dengan kekuatan besar ketika dituai masalah dan itu yang membuatnya menjadi juara,” kata Fedele kepada Sky Sport Italia.

Cannavaro kembali ke Juventus dari Real Madrid bulan lalu, namun kembalinya Cannavaro mendapat tentangan dari beberapa tifosi I Bianconeri yang menganggap Cannavaro pengkhianat ketika terjadi skandal Calciopoli dengan meninggalkan Juve bergabung ke Santiago Bernabeu.

Meski demikian, Fedele merasa Cannavaro dengan mudah akan mengatasi keraguan Juventini ini.

“Ini hanya sekelompok kecil yang memanfaatkan situasi ini, tapi kita tidak boleh melupakan sebagian besar tifosi yang menyambut dia kembali. Saya kira, hubungan akan terbangun berdasarkan cinta. Satu laga besar dan semuanya akan kembali normal,” imbuh sang agen.(ini)


Bryan Tarore


Juventus

Alessandro del Piero

Trezeguet Bertahan di Juventus


Turin - Setelah sempat mengancam hengkang, David Trezeguet dipastikan bertahan di Juventus setelah agennya, Antonio Caliendo, memastikan I Bianconeri tidak ingin menjual kliennya.

Sebelumnya Trezeguet sempat menyatakan keinginannya hengkang setelah gagal mendapatkan porsi bermain yang banyak musim lalu. Selain karena cedera, Trezegol juga kalah bersaing dengan Vicenzo Iaquinta, yang penampilannya meningkat tajam musim lalu.

Caliendo memastikan masa depan Trezeguet tetap bersama Juventus musim depan. Persiapan pramusim La Vecchia Signora akan berlangsung dalam dua pekan ke depan, dan Caliendo memastikan kliennya akan berada bersama rekan setimnya saat latihan dimulai.

“Trezeguet adalah pencetak gol yang luar biasa, salah satu yang tajam di Eropa. Ada sedikit pemain profesional seperti dirinya dan dia tidak pernah bolos latihan. Jika dia tidak mampu mempertahankan ketajamannya, saya yakin dia terima jika dijual Juventus,” ujar Caliendo kepada Antenna 3.

“Saya telah melakukan pertemuan di Turin untuk membahas masa depannya, dan hingga saat ini, Trezeguet bertahan di Juventus,” papar Caliendo.

Menanggapi kemungkinan Trezeguet dijadikan sebagai umpan mendapatkan Giuseppe Rossi dari Villarreal, Caliendo menegaskan, “Saya tidak bisa merayakan gol hingga saya melihat bola masuk ke gawang, kedua klub harus mencapai kesepakatan terlebih dahulu”.(ini)


Bryan Tarore Juventus Alessandro del Piero